Miindung ka Waktu,
Mibapa ka Zaman

Memperpanjang Pinjaman Buku dari Rumah

Pusat Perpustakaan UIN Bandung mengembangkan teknologi layanan yang sangat canggih bagi para pemustaka, yaitu layanan perpanjangan pinjaman secara online (dalam jaringan). Para pemustaka yang memiliki buku pinjaman yang akan segera jatuh tempo dapat memerpanjang masa pinjaman melalui smartphone atau fasilitas internet lainnya. Pengembangan piranti teknologi perpustakaan ini merupakan komitmen Pusat Perpustakaan UIN Bandung untuk memberikan kemudahan bagi para pemustaka.

Caranya, para pemustaka cukup masuk ke salah satu website milik Pusat Perpustakaan UIN Bandung, yaitu laman opac.uinsgd.ac.id. Di laman tersebut tersedia menu  login. Melalui menu login, para pemustaka dapat memasukkan Nomor Induk Mahasiswa atau nomor anggota yang tertera dalam barcode. Setelah dimasukkan nomor keanggotaan, dilanjutkan dengan mengklik menu login, sehingga akan keluar riwayat peminjaman, yang memuat perihal data buku apa yang dipinjam, kapan mengembalikan, dan data-data lain yang terkait pinjaman. Di data riwayat peminjaman akan muncul menu "Perpanjang" berwarna biru. Bagi yang akan memerpanjang, cukup hanya mengklik menu "Perpanjang" dan secara otomatis pinjaman buku yang bersangkutan telah diperpanjang untuk satu kali masa pinjaman.

Bahan pustaka yang dapat diperpanjang melalui menu "Perpanjang" otomatis adalah bahan pustaka yang akan jatuh tempo H-2. Menu "Perpanjang" berwarna biru baru akan muncul di H-2 jatuh tempo, sebelum itu tidak akan muncul.

Pengembangan aplikasi teknologi ini bagian dari jati diri Pusat Perpustakaan UIN Bandung sebagai smart library

Kartu RFID untuk Mahasiswa Angkatan 2016

Mahasiswa baru 2016 mendapatkan kartu anggota perpustakaan berbasis teknologi Radio Frequency Identification (RFID). Kartu ini didesain dalam bentuk card bank. Selain berteknologi RFID, kartu ini pun dilengkapi dengan barcoding system, sehingga dapat digunakan transaksi secara ganda, yaitu untuk bertransaksi menggunakan piranti ber-RFID atau mesin scanner.

Kecepatan transaksi dengan menggunakan kartu RFID hanya memerlukan waktu dua detik, sehingga memercepat antrian peminjaman. Kartu dengan teknologi RFID merupakan terobosan baru dari Pusat Perpustakaan UIN Bandung, yang proses produksinya dilakukan tidak di dalam negeri, melainkan di luar negeri.

Kartu RFID ini menyimpan data lengkap mahasiswa, walaupun di bagian muka kartu hanya tertulis Nomor Induk Mahasiswa (NIM). Kartu ini didesain dengan format minimalis, yaitu hanya menyimpan data tulisan singkat. Identitas lembaga hanya tertulis dalam bentuk singkatan, yaitu "SGD".  Kata SGD merupakan identitas pokok untuk menyebut Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung.

Geliat Akademik di "Rumah Ilmu"

Pusat Perpustakaan UIN Bandung berhasil bertransformasi menjadi rumah ilmu. Berbagai event ilmiah terselenggara di ruang seminar Pusat Perpustakaan, seperti seminar nasional, internasional, pelatihan, dan berbagai event ilmiah lainnya. Para dosen dan civitas akademika UIN Bandung menjadikan Pusat Perpustakaan sebagai sentra perbincangan pengetahuan.

Berbagai fasilitas presentasi akademik tersedia secara lengkap di ruang seminar Pusat Perpustakaan. Jaringan internet yang bersinyal kuat, ketersediaan infokus yang serba canggih, dan  sound system yang memadai, ditambah ruangan berbentuk teater, menjadikan para penggiat akademik merasa nyaman untuk berkegiatan di ruangan Seminar Pusat Perpustakaan.

Rektor UIN Bandung, Prof.Dr.H. Mahmud, M.Si, merasa senang karena mimpinya telah menjadi kenyataan, yaitu menjadikan Pusat Perpustakaan sebagai tempat perhelatan akademik. Mimpi Rektor UIN Bandung lainnya, yang saat ini telah menjadi kenyataan adalah Pusat Perpustakaan dijalankan dengan berbasis pada teknologi informatika yang serba canggih dan serba satu klik. Penggunaan teknologi RFID, yang telah menjadi icon Perpustakaan UIN Bandung, memudahkan dan memercepat layanan literasi bagi para pemustaka. Pelayanan literasi bagi para pemustaka hanya membutuhkan hitungan detik, untuk setiap transaksi. Kecepatan dan kemudahan transaksi mendorong geliat kujungan para pemustaka ke Pusat Perpustakaan, ditambah layanan pengembalian buku yang beroperasi 24 jam.

 

SMART LIBRARY

"Pusat Perpustakaan UIN Bandung layak untuk dikatakan sebagai Perpustakaan Cerdas (Smart Library)," demikian kata Direktur Perguruan Tinggi Islam, Prof.Dr. Amsal Bakhtiar, ketika berkunjung ke UIN Bandung. Hal ini beliau sampaikan, karena segala layanan bidang kepustakaan dapat diakses secara daring dan hanya memerlukan waktu hitungan detik. Para pemustaka hanya masuk ke telpon selular masing-masing untuk mendapatkan layanan keperpustakaan, kecuali mengambil buku dari rak.

"Membaca karya-karya civitas akademika UIN Bandung dapat dibaca melalui telpon genggam, yang penting ada kuota," kata Rektor, Prof.Dr.H. Mahmud, M.Si, menambahkan pernyataan Direktur Diktis.

Kolom

Orde Politik Sehat

Menurut M. Umer Chapra (1989), dalam Islam and Economic Development, orde politik sehat (healthy political order) adalah sebuah orde politik yang bertanggung jawab pada konstitusi, kekuasaan diyakini dan dijalankan sebagai amanah, musyawarah merupakan tumpuan utama penyelesaian berbagai persoalan, dan lahirnya persamaan individu di depan hukum.

Selengkapnya...

Gedung Perpustakaan Pusat
Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati
Jl. AH Nasution No. 105 Bandung
Jawa Barat, Indonesia
Telp. (022) 6370 0715